Jumat, 06 Desember 2013

TUTUP POIN??? NO!!!

Sering sekali saya dapat jawaban dari teman-teman ketika saya jelaskan sistem di bisnis saya seperti judul diatas.

Apa sich sebenarnya tutup poin? Jadi tutup poin itu adalah aktifitas mengumpulkan poin dari penjualan produk. Setiap produk di bisnis saya ini punya poin nya sendiri-sendiri.

Kenapa musti tutup poin? Aktifitas Tutup Poin ini adalah sebagai penilaian perusahaan terhadap keberhasilan karyawannya, apakah si karyawan ini pekerjaannya baik atau tidak. Otomatis kalau ada penilaian pasti ada kompensasinya dong…yup berkaitan dengan bonus yang akan diberikan oleh perusahaan.

Ilustrasinya begini dech…
Seandainya Anda mempunyai toko pakaian. Entah Anda produksi sendiri atau mungkin Anda ambil dari distributor. Pastinya pakaian itu harus bisa terjual karena kalau tidak terjual Anda yang akan rugi. Kalau begitu Anda butuh karyawan untuk menjual pakaian Anda (sales), Anggap Anda punya 5 sales. Setiap sales ditargetkan untuk bisa menjual 5 pcs dan jika berhasil akan diberikan bonus . Ternyata salah satu sales Anda tidak berhasil menjual satupun pakaiannya. Apakah Anda sebagai pengusaha akan memberikan dia bonus juga? Saya yakin TIDAK, karena dia tidak bisa memenuhi apa yang Anda targetkan.

Banyak juga pertanyaan yang saya dapat seprti ini : Kalau tidak tutup poin berarti tidak dapat bonus dong? Yaaa…(dengan nada malas..)

Sekarang kita berandai Anda adalah salesnya.
Seandainya dengan contoh diatas, Anda sebagai sales dengan penjualan terbanyak. Anda berhasil memenuhi target dari bos Anda. Tapi teman Anda tidak menjual satupun pakaian. Adil kah kalau Anda dan teman Anda yang tidak bisa memenuhi target mendapatkan bonus yang sama?

Silahkan ya dijawab sendiri…. J


Ini lah yang saya selalu bilang kalau sistem di bisnis yang saya jalankan ini adiiilll bangeet… 
Emang apa sich bisnisnya??? yup bisnis saya adalah MLM Oriflame J


www.dbc-network.com/?id=networkarvi