Sering sekali saya dapat jawaban dari teman-teman ketika saya
jelaskan sistem di bisnis saya seperti judul diatas.
Apa sich sebenarnya tutup poin? Jadi tutup poin itu adalah aktifitas mengumpulkan
poin dari penjualan produk. Setiap produk di bisnis saya ini punya poin nya
sendiri-sendiri.
Kenapa musti tutup poin? Aktifitas Tutup Poin ini adalah
sebagai penilaian perusahaan terhadap keberhasilan karyawannya, apakah si
karyawan ini pekerjaannya baik atau tidak. Otomatis kalau ada penilaian pasti
ada kompensasinya dong…yup berkaitan dengan bonus yang akan diberikan oleh
perusahaan.
Ilustrasinya begini dech…
Seandainya Anda mempunyai toko pakaian. Entah Anda produksi
sendiri atau mungkin Anda ambil dari distributor. Pastinya pakaian itu harus
bisa terjual karena kalau tidak terjual Anda yang akan rugi. Kalau begitu Anda
butuh karyawan untuk menjual pakaian Anda (sales), Anggap Anda punya 5 sales. Setiap
sales ditargetkan untuk bisa menjual 5 pcs dan jika berhasil akan diberikan
bonus . Ternyata salah satu sales Anda tidak berhasil menjual satupun
pakaiannya. Apakah Anda sebagai pengusaha akan memberikan dia bonus juga? Saya yakin TIDAK,
karena dia tidak bisa memenuhi apa yang Anda targetkan.
Banyak juga pertanyaan yang saya dapat seprti ini : Kalau
tidak tutup poin berarti tidak dapat bonus dong? Yaaa…(dengan nada malas..)
Sekarang kita berandai Anda adalah salesnya.
Seandainya dengan contoh diatas, Anda sebagai sales dengan
penjualan terbanyak. Anda berhasil memenuhi target dari bos Anda. Tapi teman
Anda tidak menjual satupun pakaian. Adil kah kalau Anda dan teman Anda yang
tidak bisa memenuhi target mendapatkan bonus yang sama?
Silahkan ya dijawab sendiri…. J
Ini lah yang saya selalu bilang kalau sistem di bisnis yang
saya jalankan ini adiiilll bangeet…
Emang apa sich bisnisnya??? yup bisnis saya adalah MLM Oriflame J
www.dbc-network.com/?id=networkarvi