Meyetrika biasanya adalah kegiatan yang paling bikin malas, panas,
lama…karena memang harus dikerjakan satu per satu, menurut saya. Apalagi kalau ternyata
baju yang harus disetrika sudah numpuk dan
harus dipakai besok kerja atau sekolah.
Waktu saya masih kerja, menyetrika bukan tugas saya…tugas
saya adalah bayar orang yang datang tiap minggu untuk setrika semua pakaian
hhihiii…setelah saya resign dari
pekerjaan kantor dan memilih untuk jadi full
mom at home, mau nggak mau, suka nggak suka menyetrika jadi pekerjaan saya
dech… :D.
iya..karena belum cukup kalau saya harus bayar orang untuk melakukan
tugas ini :P. Benar kata salah seorang sahabat mau resign dan jadi ibu rumah tangga aja…harus siap menurunkan standard. Itu juga yang saya sedang
lakukan…ihihihii tapi ternyata saya berhasil dan saya fun lho mom… :D
Akhirnya saya menemukan cara yang cepat dan efektif (menurut
saya) agar menyetrika cepat selesai dan rapi pastinya :
- Ritual dimulai saat menjemur pakaian.Yup moms, supaya baju yang akan disetrika tidak teralu kusut, ritualnya mulai dari proses penjemuran. Kalau saya setelah keluar dari mesin cuci dan akan dijemur, pakaian di “gambresi” apa ya bahasa Indonesia yang benarnya ihiii… supaya saat dijemur pakaian sudah tidak ada yg terlipat-lipat dan ketika kering tidak terlalu kusut.
- Memilih pakaian yang akan disetrika dan yang tidak. Lagi-lagi ini cara saya ya…boleh diikuti oleh juga tidak :P. kalau saya tidak semua pakaian yang setelah dicuci saya setrika. Biasanya yang saya setrika itu adalah baju kantor, baju pergi, baju main anak saya yang berbahan katun atau kaos yang mudah lecek. Untuk pakaian dalam dan baju tidur biasanya saya skip dari setrikaan :P. Supaya nggak terlalu lecek, saya selalu ratakan dan ditarik-tarik sedikit dulu pakai tangan (seperti menyetrika) dan lipat dengan rapi. Otomatis yang disetrika menjadi lebih sedikit kan :p.
- Menumpuk pakaian yang akan disetrika.Untuk pakaian yang akan disetrika, saya juga melakukan hal yang sama. Ketika pakaian kering dari jemuran, saya tarik2 sedikit, dan sya ratakan dengn tangan. Kemudian saya susun pakaian itu berdasarkan jenisnya. Contoh : jenis kaos, saya susun mlai dari kaos yang besar (disusun paling bawah) sampai kaos yang kecil diurutan paling atas). Nah saya tinggal mulai menyetrika dari yang paling atas..susunan ke dua pasti sudah kena dampak licinnya dari baju yang saya setrika diatasnya kan…jadi saya tinggal menyetrika bagian belakangnya kemudian dilipat :D
- Jangan ditunda sampai numpuk. Nah ini yang paling penting. Kadang saking malasnya kita menyetrika, akhirnya kita tunda dan membiarkan pakaian jadi menggunung di bakul :P. Kalau saya membuat jadwal seminggu 2x saya harus setrika seperti halnya mencuci yang saya jadwal seminggu 2x. Jadi dengan menggunakan step diatas paling saya hanya menyetrika beberpa helai baju saja :D (kondisinya suami satu dan anak satu ya mom :p).
Tertarik untuk mencoba? Silahkan dicoba pasti ketagihan
dengan pekerjaan menyetrika :D


