Pagiiiii….
Pagi ini saya pingin flash back hidup saya… sambil liat-liat foto masa kecil sampai dewasa…sadar nggak sadar saya merasa banyak perubahan dalam diri saya. Jelas berubah dong, dulu yang pendek sekarang lebih tinggi, dulu yang kecil sekarang yang mulai melebar, dulu yang takut akan segala hal sekarang…. Hehehe…ya mulai berani lah untuk menghadapi segala sesuatunya…
Dulu saya seorang yang pemalu, gemeteran kalo harus bicara di depan banyak orang. Inget banget waktu masa kuliah dan ada tugas harus presentasi saya gugup sekali sebelumnya, deg-degan… tapi ya..semua harus dihadapi…
Dulu, saya selalu berada di comfort zone. Ketika saya nyaman di satu lingkunngan saya akan terus berada pada lingkungan tersebut. Ketika saya nyaman dengan suatu kondisi, saya akan terus membuat kondisi seperti itu terus untuk saya jalani. Dan saya cukup bahagia degan kondisi terdebut J
Sampai pada saat saya menikah, saya dihadapkan pada situasi baru dimana saya harus beradaptasi dengan kondisi baru yang membuat saya harus keluar dari comfort zone. Saya harus beradaptasi dengan kehidupan keluarga baru, keluarga suami yang punya kebiasaan yang berbeda dengan cara kehidupan saya. Terus terang, saya berasal dari keluarga yang penuh perhatian satu sama lain, full of love dech pokoknya. Kita selalu tau kalau salah satu anggota keluarga sedang sedih, kesel, jatuh cinta maupun bahagia. Tetapi keluarga suami saya berbeda sekali. Cukup individu, kelekatan dan perhatian satu sama lainnya kurang Cuma saya tau mereka sebenarnya saling sayang... :P
Perbedaan itu yang pada awalnya membuat hubungan saya dengan suami jadi sering berantem karena masih belum pada ngerti kali ya...namanya juga baru...
Suami saya orang yang sangat “logika” sekali, semuanya bisa diperhitungkan dengan rumus-rumusnya... mungkin karena seorang accountant kali ya..jadi semuanya itu harus tepat seperti 1+1 = 2 hehee...tapi yang namanya hidup g bisa begitu... ini juga yang sering buat kita slek hehehe... jadi curcol... tapi hal ini juga yang sekaligus membawa perubahan besar dalam diri saya. Yang tadinya selalu menerima dengan pendapat orang karena takut salah...sekarang saya belajar untuk mencoba berargumen, suami saya itu terkadang sengaja untuk ngetes istrinya ini, menciptakan situasi-situasi yang mengharuskan saya membuat mengungkapkan alasan-alasan hehehe... kalau memang bener lho ya... terima kasih suami ku untuk perubahan ini.
Sekarang saya jadi lebih berani untuk bertindak dan mengungkapkan apa yang saya nggak suka dan apa yang saya nggak mau lakukan tentunaya dengan alasan-alasan yang bisa dipertanggungjawabkan...
Masih dalam masa ini, yang saya masih belum berani adalah “Bermimpi”. Kenapa? Karena suami saya seoarng yang sangat ‘memperhitungkan’ segala sesuatunya, sangat ‘ketepatan’..jadi dalam hidupnya juga g ada mimpi hehehe..alhasil saya belum diajarkan caranya bermimpi..jadi walau saya sudah bisa merubah sedikit, tapi saya masih takut untuk bermimpi... J
Lepas dari semuanya... i want to say thank you with my hubby… untuk semua perubahan dalam diri saya…. I love UJ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar